Kurir Sabu Ditangkap di Jalinsum Balige, Polisi Dalami Dugaan Jaringan

BERITA POLRI INVESTIGASI /BALIGE — Dugaan peredaran narkotika di jalur strategis lintas Sumatera kembali terungkap. Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Toba mengamankan seorang pria yang diduga berperan sebagai kurir sabu di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Lumban Gaol, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

 

Pria berinisial BS (22), yang diketahui berprofesi sebagai petani dan berdomisili di Desa Sibide Barat, Kecamatan Silaen, diamankan pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 17.58 WIB. Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

 

Menindaklanjuti informasi itu, tim opsnal Satnarkoba melakukan penyelidikan secara tertutup. Dalam proses pengintaian, petugas melihat terduga pelaku membuang sebuah bungkus rokok ke tanah. Tindakan tersebut kemudian memicu pemeriksaan lebih lanjut.

 

Dari hasil pemeriksaan, bungkus rokok tersebut diduga berisi satu paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip dan dilapisi kertas timah berwarna kuning.

 

Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga melalui Kasat Narkoba Iptu Tri Pranata Purba, sebagaimana disampaikan Plt Kasi Humas Ipda Khairudin, menyebutkan bahwa yang bersangkutan mengakui kepemilikan barang tersebut.

 

“Terduga mengaku bahwa barang tersebut rencananya akan diserahkan kepada pihak lain. Saat ini kami mendalami dugaan perannya sebagai kurir,” ujar Khairudin, Selasa (28/4).

 

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu paket sabu dengan berat bruto 1,35 gram, bungkus rokok, kertas timah, uang tunai Rp2.000, serta satu unit telepon seluler.

 

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Toba guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Aparat juga tengah menelusuri kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan yang lebih luas, termasuk asal barang dan pihak yang diduga menjadi penerima.

 

Kasus ini kembali menyoroti kerentanan Jalinsum sebagai jalur distribusi lintas wilayah. Kepolisian menyatakan akan terus meningkatkan pengawasan, khususnya di titik-titik yang dinilai rawan.

 

Polres Toba juga mengimbau masyarakat untuk tetap aktif melaporkan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.

 

“Peran serta masyarakat sangat penting. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya memutus rantai peredaran narkotika,” tutup Khairudin.

(Budiman Silalahi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *