BERITA POLRI INVESTIGASI|Palembang – Polda Sumatera Selatan menggelar rapat pemantapan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Jumat (20/2/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vicon itu turut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol. Feri Handoko Soenarso, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel.
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya dukungan konkret seluruh satuan kerja terhadap implementasi Asta Cita sebagai program prioritas Presiden. Menurutnya, kepolisian memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan nasional berjalan seiring dengan terjaganya keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Polda Sumsel harus hadir sebagai pengawal program strategis nasional sekaligus menjamin situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Sandi.
Selain pemantapan program nasional, rapat tersebut juga membahas persiapan Apel Ojol Kamtibmas yang akan melibatkan komunitas pengemudi ojek online di Sumatera Selatan. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari penguatan keamanan partisipatif dengan melibatkan mitra eksternal kepolisian di lapangan.
Kapolda menilai, keberadaan pengemudi ojek online memiliki potensi strategis dalam mendukung deteksi dini serta penyampaian informasi terkait situasi keamanan di wilayah operasional masing-masing.
Tak hanya itu, jajaran Polda Sumsel juga tengah menyiapkan agenda kolaborasi bersama kelompok serikat buruh. Upaya ini dilakukan guna memperkuat komunikasi dan membangun hubungan industrial yang harmonis, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Rapat koordinasi berlangsung tertib dan menghasilkan sejumlah langkah tindak lanjut yang akan diimplementasikan oleh seluruh satuan kerja. Polda Sumsel berharap sinergi lintas elemen masyarakat tersebut dapat memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.
Dengan pemantapan tersebut, kepolisian daerah menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan pemerintah sekaligus menjaga situasi yang aman dan terkendali di Bumi Sriwijaya.




