BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Grup band pop Melayu religi Wali merilis single terbaru berjudul “Romantika Badar dan Uhud” pada 13 Februari 2026. Lagu yang diluncurkan di bawah label Nagaswara itu menjadi karya terbaru mereka menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Single tersebut ditulis oleh gitaris Wali, Apoy, dengan tetap mempertahankan karakter pop Melayu yang selama ini melekat pada grup tersebut. Namun, kali ini aransemen dan liriknya dikemas dengan nuansa yang lebih reflektif.
Dalam keterangan resminya, Wali menjelaskan bahwa lagu ini menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, yakni Perang Badar dan Perang Uhud, sebagai gambaran dinamika kehidupan manusia.
Lirik lagu menyoroti pesan tentang sikap saat menghadapi kemenangan maupun kekalahan. Kemenangan diingatkan agar tidak melahirkan kesombongan, sementara kekalahan menjadi momentum evaluasi diri.
“Di hari ini jika kau menang jangan jadi kesombongan… Di hari ini jika kau kalah itu karena kelalaian,” demikian sepenggal lirik dalam lagu tersebut.
Secara tematik, “Romantika Badar dan Uhud” mengajak pendengar menjadikan Ramadan sebagai ruang introspeksi. Wali memposisikan momentum ibadah puasa bukan hanya sebagai tradisi tahunan, melainkan kesempatan memperbaiki sikap dan memperkuat kesadaran spiritual.
Selain perilisan single, Wali juga kembali hadir dalam program sinetron religi Amanah Wali yang tayang di RCTI selama bulan Ramadan. Kehadiran mereka di layar kaca memperkuat konsistensi grup tersebut dalam menggarap karya bernuansa religi, baik melalui musik maupun tayangan televisi.
Dengan peluncuran lagu ini, Wali menandai kiprahnya yang berkelanjutan dalam industri musik religi Tanah Air. Lagu “Romantika Badar dan Uhud” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital.




