BERITA POLRI INVESTIGASI Kepedulian terhadap warga terdampak banjir kembali ditunjukkan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI Kodim 0102/Pidie bersama prajurit Yonif TP 836/BY yang dan mahasiswa Fakultas Pertanian UIN. Kali ini, bergotong royong melaksanakan aksi kemanusiaan berupa pembersihan rumah milik seorang warga lanjut usia, Nenek Sarifah, di Gampong Menasah Lok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (17/01/2026).
Kegiatan tersebut merupakan respons cepat atas kondisi rumah warga yang terdampak banjir dan membutuhkan penanganan segera. Lumpur tebal, sampah, serta sisa material banjir masih menumpuk di dalam dan sekitar rumah, sehingga menghambat aktivitas sehari-hari pemilik rumah Nenek Sarifah yang diketahui tinggal seorang diri dan untuk sementara harus mengungsi ke posko pengungsian akibat kondisi rumah yang belum layak huni.
Personel TNI bersama mahasiswa bahu-membahu membersihkan lantai, dinding, serta perabot rumah tangga dari sisa lumpur dan material banjir. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memulihkan kebersihan rumah, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman agar pemilik rumah dapat segera kembali menempati kediamannya.
Danramil 19/Meureudu, Kapten Inf Supriyadi, menegaskan bahwa kerjasama dalam penanganan pascabencana tidak hanya terbatas pada pembersihan fasilitas umum, namun juga menyasar rumah-rumah warga yang paling membutuhkan perhatian, khususnya kelompok rentan seperti lansia.
“Kami tidak hanya fokus pada pembersihan fasilitas umum. Rumah warga, terutama milik lansia dengan kondisi yang memprihatinkan, menjadi prioritas karena mereka sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak,” ujar Kapten Inf Supriyadi.
Sinergi antara TNI dan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian bersama yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana. Melalui kerja sama lintas elemen ini, nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus terjaga.
Nr
