BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta –Sosok Agus Flores menjadi perbincangan publik setelah mengungkapkan pengalaman pribadi yang selama 48 tahun disebutnya tidak pernah ia sampaikan secara terbuka. Kisah tersebut, menurut Agus, berkaitan dengan perjalanan spiritual, amanah leluhur, serta penderitaan fisik dan batin yang ia alami sepanjang hidupnya.
Dalam keterangannya, Agus Flores mengaku membawa amanah yang diyakininya berasal dari Titah Raja Majapahit dan petuah Kerajaan Nusantara. Amanah tersebut, kata dia, memiliki keterkaitan dengan garis keturunan yang disebut sebagai Anak Ketiga Dewa Surya, Sultan Agung Partika Chandra.
Agus menyebutkan bahwa pengalaman spiritual tersebut bukan hanya berdampak pada kehidupan pribadinya, tetapi juga berkaitan dengan lahirnya sejumlah organisasi, seperti Fast Respon, Fast Respon Nusantara, dan Pasivic. Ia menegaskan bahwa pendirian organisasi-organisasi tersebut tidak terlepas dari proses batin dan ritual yang diyakininya sebagai bagian dari amanah leluhur.
“Sebagai bentuk tanggung jawab spiritual, sebelum logo Fast Respon digunakan, saya melakukan ritual dengan mengelilingi makam Raja Majapahit,” ujar Agus, Selasa (6/1/2025). Ia menambahkan, pemahaman terhadap asal muasal dan filosofi Fast Respon menjadi hal yang penting bagi pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.
Menurut Agus, nama “Agus Flores” bukan sekadar nama tambahan atau identitas biasa. Ia mengklaim nama tersebut merupakan amanah yang diwariskan melalui petuah leluhur dan kerajaan, yang harus ia jalani sebagai bagian dari tugas hidupnya.
Kisah yang disampaikan Agus Flores ini membuka sisi spiritual dan keyakinan personal yang selama ini jarang diketahui publik. Meski menimbulkan rasa penasaran dan perdebatan di tengah masyarakat, Agus menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan merupakan pengalaman subjektif dan keyakinan pribadi yang ia rasa perlu diungkapkan kepada publik.
Hingga berita ini diturunkan, pernyataan tersebut menjadi perhatian masyarakat luas, terutama karena keterkaitannya dengan organisasi yang bergerak di bidang sosial dan respons cepat, sekaligus memunculkan diskursus mengenai peran keyakinan spiritual dalam kehidupan modern.(FRN)




