BERITA POLRI INVESTIGASI I Sipirok — Pasca bencana tanah longsor dan banjir yang melanda wilayah Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, kepedulian dan perhatian pemerintah terus mengalir bagi para penyintas, khususnya anak-anak yang terdampak. Pada Minggu, 4 Januari 2026, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melalui Batalyon C Pelopor kembali menunjukkan peran strategisnya dalam misi kemanusiaan dengan melaksanakan pengamanan kunjungan Menteri Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) ke lokasi pengungsian.
Kunjungan Menteri PPPA ini menjadi momentum penting dalam upaya pemulihan trauma (trauma healing) bagi anak-anak korban bencana. Di hadapan anak-anak dan orang tua yang masih berada di pengungsian, Menteri PPPA memberikan motivasi, penguatan mental, serta pencerahan agar anak-anak dapat bangkit, kembali ceria, dan tidak larut dalam kesedihan akibat musibah yang terjadi.
Tidak hanya memberikan hiburan dan motivasi, rombongan Menteri PPPA juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi seluruh anak terdampak bencana, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP hingga SMA. Bantuan ini diharapkan dapat membantu anak-anak untuk kembali bersemangat melanjutkan pendidikan mereka meskipun berada dalam keterbatasan akibat bencana alam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur BNPB Sumut, Bupati Tapanuli Selatan, Staf Ahli Bupati Tapsel, Wadanyon C Pelopor, Danramil 03/Sipirok, Kapolsek Sipirok, serta Danki 1 Yon C Pelopor. Kehadiran unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah mencerminkan sinergi kuat lintas instansi dalam penanganan pascabencana, baik dari sisi keamanan, kemanusiaan, maupun pemulihan sosial masyarakat.
Nr




