Bantah Narasi Miring, Agus Flores: Ribuan Aduan Tiap Hari Buktikan Kapolri Bekerja Tanpa Lelah untuk Publik

BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta — Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Counter Polri, Agus Flores, menegaskan kembali komitmen Kapolri dalam melayani masyarakat di tengah maraknya opini keliru dan hoaks yang berkembang di media sosial.

Ia menilai publik perlu mendapatkan informasi yang objektif terkait dedikasi Kapolri dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan tertinggi Polri.

Dalam keterangannya, Agus memaparkan sejumlah fakta lapangan yang menunjukkan tingginya intensitas kerja Kapolri, termasuk beban pengaduan masyarakat yang diterima setiap hari.

Agus mengungkapkan bahwa Kapolri menerima 4.000 hingga 5.000 aduan masyarakat per hari. Angka tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan publik sekaligus besar­nya tuntutan pelayanan yang harus ditangani.

Menanggapi anggapan bahwa Kapolri kerap tidak membalas pesan WhatsApp masyarakat, Agus menilai tudingan tersebut tidak tepat. Menurutnya, Kapolri hanya mampu membalas ratusan pesan setiap hari karena keterbatasan waktu dan kemampuan fisik manusia.

“Ini bukan sikap abai. Ini semata-mata batas kemampuan manusia, bukan ketidakpedulian,” tegas Agus, Sabtu (6/12/2025).

Ia menambahkan bahwa Kapolri tetap menunjukkan sikap tenang dan profesional, meski harus menghadapi kritik keras maupun cacian dari berbagai pihak.

Agus menyebut maraknya hoaks di media sosial telah mendistorsi citra Kapolri, sehingga sebagian publik mendapatkan gambaran yang tidak proporsional. Padahal, menurutnya, Kapolri bekerja dengan ketulusan dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Beliau adalah pemimpin yang sungguh mencintai rakyatnya. Sayangnya, sebagian pihak justru membangun narasi seolah-olah Kapolri tidak responsif,” ujarnya.

Agus juga menyoroti berbagai program Polri yang dinilai menjadi bukti konkret kepedulian Kapolri terhadap masyarakat. Beberapa di antaranya:

1. Program Asta Cita, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

2. Layanan Propam untuk pengaduan masyarakat.

3. Layanan Darurat 110 untuk penanganan cepat.

4. Bedah Rumah, bansos, dan santunan anak yatim.

5. Program perlindungan buruh terdampak PHK.

6. Pemberantasan narkoba di seluruh wilayah.

7. Program pelestarian lingkungan serta perlindungan flora-fauna.

8. Penguatan nilai kebangsaan bersama ulama dan tokoh agama.

9. Restorative Justice (RJ) yang mempermudah rakyat kecil memperoleh keadilan.

10. Berbagai program pemeliharaan kamtibmas.

PW FRN mencatat ada sekitar 316 program Polri yang berjalan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Melalui penjelasan ini, Agus berharap masyarakat dapat melihat kinerja Kapolri secara lebih proporsional dan berdasarkan fakta. Menurutnya, kerja keras dan program-program Polri merupakan bukti nyata komitmen Kapolri dalam melayani, melindungi, dan mengayomi seluruh rakyat Indonesia.(rl/FRN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *