BERITA POLRI INVESTIGASI|Subang – Pengamanan jalur menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Jawa Barat terus dimatangkan. Polda Jabar menyoroti tiga jalur utama di Kabupaten Subang yang diprediksi mengalami lonjakan mobilitas masyarakat pada akhir tahun.
Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan meninjau langsung kesiapan pengamanan di Subang pada Selasa (2/12/2025). Dalam kunjungannya, ia didampingi Kapolres Subang AKBP Dony Wicaksono dan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita.
Irjen Pol. Rudi Setiawan menyampaikan sejumlah hal yang menjadi prioritas pengamanan, mulai dari titik rawan kecelakaan (black spot), ketersediaan BBM, pengelolaan parkir objek wisata, hingga pengamanan di tempat ibadah.
“Di Kabupaten Subang itu ada tiga jalur. Dari utara, tengah hingga selatan,” ujar Kapolda Jabar.
Tiga Jalur Fokus Pengamanan
1. Jalur Utara (Pantura)
Kapolda menyoroti potensi kepadatan, terutama dari kawasan pasar hingga Jembatan Sewo. Ia meminta rekayasa lalu lintas disiapkan jika ada perayaan malam tahun baru di beberapa lokasi.
2. Jalur Tengah (Tol)
Fokus pengamanan diarahkan ke rest area untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan pelayanan kepada masyarakat.
3. Jalur Selatan (Tangkuban Parahu – Ciater)
Polda Jabar mengantisipasi kepadatan wisatawan dan potensi gangguan di jalur wisata tersebut.
“Semuanya sudah dipaparkan dan saya yakin sudah dikonsepkan Pak Kapolres. Nanti tinggal dimaksimalkan,” tambah Kapolda Jabar.
Polres Subang menyiapkan 500 personel dalam operasi pengamanan Nataru. Polda Jabar juga siap memberikan bantuan personel jika diperlukan.
Kapolda Jabar turut meminta dukungan masyarakat dan instansi terkait, termasuk organisasi keagamaan, Pramuka, TNI, hingga pemerintah daerah untuk memperkuat pengamanan tempat ibadah dan titik-titik keramaian.
“Polisi tidak bisa bekerja sendirian. Harus ada dukungan dari bupati dan seluruh stakeholder,” tegasnya.
Dalam arahannya, Kapolda Jabar menekankan pentingnya mengingatkan masyarakat agar disiplin berlalu lintas. Selain itu, ia meminta jajaran mewaspadai potensi bencana, khususnya risiko longsor yang kerap terjadi di wilayah Subang.
“Ini juga jadi salah satu bahasan. Prasarana harus disiapkan, terutama backhoe dan perlengkapan lainnya. Polda dan pihak terkait siap melakukan droping alat bila dibutuhkan,” jelasnya.
Mengakhiri kunjungannya, Irjen Pol. Rudi Setiawan juga memberikan bingkisan kepada petugas gabungan, serta memberikan arahan kepada jajaran Polres Subang terkait peningkatan Harkamtibmas, pelayanan publik, penegakan hukum, kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, serta penggunaan teknologi sesuai SOP.




