Surat Tulus Muhammad Daffa untuk Presiden Prabowo Subianto 

BERITA POLRI INVESTIGASI|Bandung Barat – Presiden Prabowo Subianto menerima sepucuk surat istimewa dari seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) II Bandung Barat, Jawa Barat, bernama Muhammad Daffa Raasyid.

Surat yang ditulis tangan itu berisi ucapan selamat ulang tahun ke-74 untuk Presiden Prabowo serta ungkapan terima kasih yang tulus atas kehadiran program Sekolah Rakyat.

Program ini telah memberi kesempatan bagi Daffa dan teman-temannya untuk kembali bersekolah dan menatap masa depan dengan semangat baru.

“Terima kasih Bapak Prabowo karena telah membuat Sekolah Rakyat ini sehingga saya dan teman-teman bisa kembali merasakan bangku sekolah. Sekolah ini yang akan merakit kami menjadi anak-anak yang kreatif, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan seperti Bapak. Mungkin sepuluh tahun ke depan kami akan menjadi orang yang sukses dan bisa membangun negara ini. Tunggu kami ya, Pak,” tulis Daffa dalam suratnya, dikutip Berita Polri Investigasi, Sabtu (25/10/2025).

Selain ucapan terima kasih, Daffa juga menyampaikan doa agar Presiden Prabowo senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Indonesia. Ia pun berharap, suatu saat Presiden dapat berkunjung langsung ke sekolahnya di Bandung Barat.

“Semoga Bapak selalu sehat dan semoga Bapak kelak bisa berkunjung ke SRMP II Bandung Barat,” tulis Daffa penuh harap.

Surat kecil dari Daffa menjadi pengingat bahwa di balik setiap kebijakan pendidikan, ada asa besar generasi muda Indonesia yang tumbuh dan bersemangat membangun negeri dengan ilmu serta cinta tanah air.

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dalam kurun waktu satu tahun pemerintahan, sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah berdiri dan beroperasi, memberikan akses pendidikan bagi 15.945 pelajar di berbagai wilayah Indonesia.

Para peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga kurang mampu, terutama yang berada pada desil 1 dan desil 2 menurut Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui program ini, pemerintah berkomitmen memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dalam pendidikan, sekaligus membangun generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Surat dari Muhammad Daffa Raasyid menjadi simbol nyata harapan baru bahwa setiap langkah kecil dalam dunia pendidikan dapat melahirkan semangat besar untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

Sumber: BPMI Setpres & Biro Humas Kemensetneg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *